Drama Populer: Air Mata Yang Tak Sempat Jatuh
Air Mata yang Tak Sempat Jatuh
Di tepi sungai mengalir abadi, di mana lentera kertas berukir naga menari di atas air bagaikan kunang-kunang mimpi, hiduplah Lin Mei. Di dunia manusia, ia hanyalah kenangan samar, bisikan angin yang tak sempat ditangkap. Ia mati. Tenggelam dalam danau berkabut di malam bulan purnama.
Namun, kematian bukanlah akhir. Itu adalah gerbang.
Lin Mei terbangun di dunia roh, Ling Xia. Tempat di mana bayangan memiliki suara, dan bulan menyimpan NAMA setiap jiwa yang pernah ada. Ling Xia adalah cermin dunia manusia, namun lebih magis, lebih berbahaya. Di sini, Lin Mei bukan lagi Lin Mei yang malang. Ia adalah pewaris garis keturunan roh penjaga sungai, dilahirkan kembali untuk menyeimbangkan kekuatan antara dua dunia.
Meskipun tanpa ingatan masa lalunya, Lin Mei merasakan sakit aneh di dadanya, seolah air mata membeku sebelum sempat jatuh. Ia dilatih oleh Guru Zhao, seorang roh bijaksana yang matanya menyimpan cerita ribuan tahun. Guru Zhao memperingatkannya tentang Celah Kegelapan, sebuah kekuatan yang mengancam menelan kedua dunia, dan bahwa Lin Mei adalah satu-satunya yang bisa menghentikannya.
Di antara bayang-bayang Ling Xia, Lin Mei menemukan dua sosok misterius: Bai Lian, seorang roh rubah yang menawan dengan senyum yang menyimpan rahasia, dan Wei Jin, seorang pendekar dari dunia manusia yang jiwanya tersesat di Ling Xia, mencari kebenaran.
Bai Lian membimbing Lin Mei, mengajarinya menggunakan kekuatan rohnya, kekuatan yang terhubung dengan air dan INGATAN. Wei Jin, dengan matanya yang penuh kesedihan, melindunginya dari bahaya yang mengintai. Keduanya tampak tulus, tetapi Lin Mei merasakan sesuatu yang ganjil, sebuah nada sumbang di antara melodi kepercayaan.
Malam demi malam, bulan mengingatkan Lin Mei tentang fragmen kehidupannya yang hilang. Ia melihat kilasan seorang pria dengan mata yang penuh cinta, memberinya jepit rambut berbentuk bunga sakura. Pria itu SIAPA? Dan mengapa ia tenggelam di danau?
Suatu hari, Lin Mei menemukan sebuah ruangan tersembunyi di kuil sungai. Di sana, ia menemukan sebuah cermin yang menampilkan bukan dirinya, tetapi bayangan masa lalunya – Lin Mei dari dunia manusia. Bayangan itu berbicara, menceritakan kisah pengkhianatan dan cinta yang dikorbankan.
"Kematianmu bukanlah kecelakaan, Nak. Itu adalah TAKDIR. Takdir yang dimanipulasi."
Lin Mei menyadari bahwa kematiannya di dunia manusia adalah awal dari takdir baru, sebuah takdir yang dirancang oleh seseorang yang menginginkan kekuatannya. Bai Lian dan Wei Jin bukanlah sekutu, melainkan bidak dalam permainan yang lebih besar.
Bai Lian, yang selama ini membimbingnya, adalah utusan Celah Kegelapan, berusaha memanfaatkan kekuatan Lin Mei untuk membuka gerbang ke dunia manusia. Wei Jin, yang tampak melindunginya, adalah reinkarnasi dari pria yang ia cintai di masa lalu, namun ingatannya telah dicuri dan ia dimanipulasi untuk melayani Bai Lian.
Yang mencintai sebenarnya adalah Wei Jin. Yang memanipulasi takdir adalah Bai Lian, yang terobsesi dengan kekuasaan dan KEABADIAN.
Pertarungan terakhir terjadi di bawah cahaya bulan yang pucat. Lin Mei, dengan kekuatan air dan ingatan yang baru ditemukannya, melawan Bai Lian. Wei Jin, yang ingatannya perlahan kembali, berbalik melawan Bai Lian dan membela Lin Mei.
Akhirnya, Lin Mei berhasil mengalahkan Bai Lian, menutup Celah Kegelapan, dan membebaskan Wei Jin dari pengaruhnya. Namun, ia tidak bisa kembali ke dunia manusia. Takdirnya adalah menjaga keseimbangan antara dua dunia, selamanya terikat dengan sungai dan kenangan.
Wei Jin, yang telah mendapatkan kembali ingatannya, menatap Lin Mei dengan cinta yang mendalam, tetapi mereka tahu bahwa mereka tidak bisa bersama. Ia harus kembali ke dunia manusia, membawa serta ingatan tentang Lin Mei.
Sebelum Wei Jin pergi, Lin Mei memberikan jepit rambut bunga sakura, satu-satunya peninggalan dari masa lalunya.
"Ingatlah aku," bisik Lin Mei. "Ingatlah cinta kita."
Lalu, ia mengucapkan mantra, mantra yang menutup kisah ini dengan misteri abadi:
"Air mata yang tak sempat jatuh, akan mengalir dalam mimpi."
You Might Also Like: 5 Rahasia Interpretasi Mimpi Diserang